15 November 2008

Perempuan Mandul Itu

Perempuan mandul itu

telah kau nikahi

beberapa tahun dahulu

belumpun genap

dua angka ulangtahunnya


Katamu semasa mula kenal cinta

apa saja akan kita harungi bersama

katamu bila kutanya

kita bisa berbahagia

jika mungkinnya tiada zuriat di hari muka

kerana bahagia itu subjektif nilainya

bukan boleh diukur dengan sendirian, berdua atau bertiga

tiada beda


Dahulu katamu

tak sabar menempuh malam pertama

hari ini berlainan kata

"Ah! Apa guna menanam benih kalau tiada hasilnya"


Perempuan mandul itu

sudah penat

menjadi perempuan mandul



Laila Kamilia

Iranische Strasse 6, Berlin, Jerman

6 November 2008

3 comments:

VLINDERS said...

Ahhh.. sungguh tragis.. akak punye puisi kah ini??

laila kamilia said...

yela sebab tgh dapat aura lim see tin... akak baru habis baca buku dia masa tu cara nak buat sajak dan cerpen jadi itu yg try test sajak satu...

laila kamilia said...

sorry salah eja...lim swee tin

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...